shopping…shopping…

Suatu ketika di malam minggu, saya, Romi, Dedek, Pa’in dan Jhoni sepakat untuk menghabiskan malam itu dengan mencuci mata di laundry terdekat. (*&^&@*?!?? Maklumlah para insan yang sedang dilanda kesepian, malam minggu tanpa pasangan, sungguh mengenaskan. Hwahaha.
Ide itu tersetus ketika Jhoni mengajak kami untuk menemaninya mencari baju untuk magang. Setelah menempuh perjalanan panjang tiga siang tiga malam (kalo tiga hari tiga malam, berarti empat setengah hari donk… tiga hari = 3, tiga malam = 1 ½ , soalnya kan hari itu ada siang ada malam, bingung? Saya juga! hwehe), perjalanan yang cukup melelahkan, berbatu-batu dan cukup terjal, akhirnya kami sampai di tempat tujuan. Takut tersesat dalam keramaian, kami mengekori Jhoni (sampe ekor Jhoni panjaaang sekali). Sekian lama berkutat dengan kesibukan yang ga begitu jelas, memilah-milah pakaian yang dirasa pantas, sayangnya Jhoni tak juga menentukan pilihan. Huh, ternyata menemani bapak-bapak belanja lebih repot dari pada menemani diri sendiri, hakqsz!
Kemudian, untuk menghemat page blog, kami memutuskan untuk mengganti fokus pencarian, dari kemeja untuk magang, ke t-shirt untuk perang (baca: kongkow-kongkow githoe, nongkrong sambil ngeceng, hwehehe).

Lebih kurang 1 jam berkelana, ngeberantakin baju sampe mas-mas yang jaga teriak menggil satpam buat ngusir kami keluar, akhirnya pilihan pun dijatuhkan…

Jreng…jreng…jreng…

Belum Ada Tanggapan

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan sebuah tanggapan